Khonsa: Menjelang Masuk SD

Pas Foto Khonsa

Pas Foto Khonsa

Tahun 2015 ini, insya Alloh si sulung akan masuk SD. Waaaaa, iya SD *cubit pipi sendiri*. Kalau kata mas yang satu ini, time flies. Benar-benar nggak terasa. Rasanya belum lama saya melahirkan Khonsa, menggendongnya ke mana-mana. Ternyata tahun ini, di usianya yang akan genap 6 tahun di bulan April nanti insya Alloh Khonsa akan masuk SD.

Sesuai dengan rencana kami saat dulu memilih sekolah playgroupnya, untuk SD insya Alloh tetap di tempat yang sama, di sekolah yang sama. Jadi PG, TK A, TK B dan SD berada di satu sekolah yang sama, yaitu di PPIA Baitul Maal. Banyak yang tanya, kenapa? Ya nggak kenapa-kenapa sih *halah*. Ada beberapa alasan kenapa dulu kami memutuskan memasukkan Khonsa untuk sekolah di situ. Yang pertama karena kami memang memilih sekolah Islam. Ingin meletakkan pondasi yang kuat sejak dini, walaupun sebenarnya tetap orangtua-lah yang harus berperan utama dalam hal ini. Kedua, jaraknya relatif dekat dengan tempat tinggal kami. Yang ketiga, nggak ada calistung di usia PG-TK, jadi benar-benar bermain (sambil belajar tentunya) :D.

Karena sudah menentukan pilihan sejak awal, tentunya kami tinggal mengikuti jadwal penerimaan siswa SD dari sekolah. Bulan Desember 2014 kemarin ada pemberitahuan kalau pendaftaran siswa SD sudah dimulai. Pada tanggal yang ditentukan, saya dan si Ayah ke sekolah untuk mengambil formulir pendaftaran calon siswa SD yang berlembar-lembar dan isinya ternyata sangat detail.  Formulir dikembalikan setelah terisi dengan lengkap beserta kelengkapan persyaratan (akte, KK, foto dll) plus membayar biaya pendaftaran siswa (yang bisa dipilih tunai atau dicicil 3x). Pengembalian formulir ini diberi batas waktu, kalau terlewat ya sudah berarti tidak bisa diterima. Oiya, semua yang mendaftar diterima sampai kuota terpenuhi, dan tidak ada tes masuknya.
Teruskan bacanya…

Hari Pertama Khonsa Masuk Sekolah

Seperti cerita di postingan sebelumnya, pada akhirnya hari itu tiba. Hari ini adalah hari pertama Khonsa masuk sekolah. Beruntung sekali hari ini tak ada jadwal kuliah, sehingga saya bisa menemaninya masuk sekolah untuk pertama kalinya.

Di luar perkiraan, begitu sampai di sekolah Khonsa langsung mau ditinggal, berbaur dengan teman-teman dan para guru. Saya hanya menungguinya dari luar gerbang sekolah, sekedar memastikan dari kejauhan. Dan ternyata, semua berjalan dengan lancar. Sempat mendekat dan mengintip 2 kali, pertama saat ibu guru sedang mengajari mereka berdo’a dan sholat, kedua saat mereka bermain mengenal bentuk dan warna.

Setengah 11 saat jam pulang, wajah riang Khonsa menghampiri sambil berbisik, “buk, pulang yuk, lapar mau maem” :D. Sepanjang jalan pulang bahkan hingga sore ini, tak henti Khonsa antusias menceritakan tentang apa-apa yang dilakukannya di sekolah. Good job, girl :*. Semoga seterusnya betah ya Nak.