Drama Menyusui: Tentang Tongue Tie dan Frenotomi

Dari ketiga kali punya bayi dan menyusui, masing-masing ternyata punya cerita dan drama sendiri. Bener kok kalau banyak yang bilang: menyusui itu nggak semudah teori. Betul 1000%. Dan buat emak bekerja, tantangannya akan ditambah dengan perihal stok menyetok asip. Nah.

Setelah Agha lahir, seperti halnya kakak kakaknya saya langsung menyusuinya walau bisa dibilang kolostrum baru keluar sedikit sekali. Pedelah pokoknya. Kalau ada yang tanya: ASInya sudah keluar? Dengan segera dijawab: sudah dong :-D. Nah drama menyusui Agha ini baru dimulai setelah beberapa hari pasca pulang dari RSIA.

Awalnya, saya pikir normal kalau bayi tertidur ketika menyusu. Tapi lama-lama kok curiga: ini bocah kenapa sebentar banget ya durasi menyusunya. Setelah itu saya mengamati setiap kali menyusu dalam kondisi LDR, pasti ASI yang diminum Agha akan mbleber keluar. Mbleber ke mana mana. Bukan sekedar netes di sudut-sudut mulut seperti kakak-kakaknya dahulu. Jadi semacam mulut Agha tidak bisa menutup rapat ketika menyusu.

Teruskan bacanya…

Tanda-Tanda Bayi Cukup ASI

Saya copas dari http://health.detik.com
Penting untuk dibaca para orangtua baru 😀

Sebagian besar ibu yang menyusui mungkin bertanya-tanya apakah bayinya sudah mendapatkan ASI yang cukup atau belum. Untuk mengetahuinya ada beberapa hal yang bisa dievaluasi si ibu.

Bila bayi mendapatkan ASI eksklusif dan tidak ada asupan lainnya maka sulit bagi ibu untuk mengetahui sudah berapa banyak susu yang diminum oleh si kecil, hal ini akan membuat ibu khawatir apakah bayinya mendapat nutrisi yang cukup atau tidak.

Dr Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC yang pernah ditemui detikHealth menuturkan dalam 6 bulan pertama kehidupan semua kebutuhan nutrisi dari protein, karbohidrat dan lainnya sudah tercukupi dari ASI eksklusif.
Teruskan bacanya…