Saat Meteran Listrik Pra Bayar Mendadak Error

pln252292969.jpg

Hari Jum’at tengah malam pekan lalu mendadak listrik di rumah padam. Gelap gulita. Masih dengan setengah sadar saya mengintip depan rumah, lha kok nyala. Berarti hanya padam lokal saja. Masih dengan jiwa yang belum terkumpul sepenuhnya, saya pencet-pencet aplikasi mobile banking untuk membeli pulsa listrik meski sempat terpikir beberapa hari sebelumnya pulsa listrik baru diisi. Begitu saya berada di depan meteran baru sadar, tombol mcb meteran posisinya on kenapa listrik padam. Terlebih lagi pas token stroom mau diinput kok tombol-tombol angka di meterannya tidak ada yang bisa dipencet ya, plus display layar yang ada di meteran bertuliskan: ERR—. Di sinilah saya baru ngeh kalau meteran listrik di rumah ternyata error *tepokjidat*.

Sambil berkomunikasi dengan suami yang kebetulan sedang dinas ke luar kota, saya coba googling kira-kira penyebab errornya meteran listrik ini apa ya. Plus solusinya bagaimana, mengingat saat itu jam 11 malam. Saya coba matikan mcb di meteran dan yang ada di rumah lalu mencabut semua stop kontak alat listrik, membiarkannya istirahat sejenak. Setelah itu coba disambungkan lagi dan ternyata masih belum nyala juga. Solusi terakhirnya tentu saja: coba menelepon ke contact center PLN 123.

Sekitar jam 11 lewat 02 menit saya membuat pengaduan ke PLN 123 menyampaikan keluhan yang ada di rumah, dan mas penerima menyampaikan bahwa permasalahan ini akan disampaikan ke PLN terdekat. Baiklah, saya menunggu sambil mengipasi anak-anak yang masih tidur yang mulai gelisah karena panas, hahaha. Sepuluh menit kemudian, telepon rumah berdering. Dari PLN Bintaro mengkonfirmasi alamat dan menanyakan kembali keluhan yang ada. Menurut bapak yang menelepon, akan ada teknisi PLN yang datang ke rumah untuk mengecek jadi saya diminta menunggu.

Mungkin sekitar setengah jam kemudian, ada 2 mas-mas teknisi PLN yang ke rumah. Satu orang mengisi formulir yang mereka bawa dari kantor, satu lagi mencoba mengecek penyebab error si meteran yang berbunyi terus tiada henti 😁. Setelah sekitar 5 menit mas-mas ini menerangkan bahwa kesimpulannya meteran listrik di rumah kami ini error dan harus diganti. Walah, langsung saya terbayang selama belum diganti listrik padam dong, apa kabar simpanan ASIP mas Agha yang ada di kulkas. Ternyata salah. Oleh mas teknisi, meterannya di-loss dulu dengan metode pasca bayar agar listrik sementara bisa digunakan. Sambil menunggu penggantian meteran yang hanya bisa dilakukan di hari kerja dan siang hari, sementara kami bisa menggunakan listrik dengan metode pasca bayar. Sayangnya satu hal: bunyi meteran error tidak bisa dihilangkan 😂.

Sepuluh menit kemudian listrik di rumah kembali menyala. Alhamdulillah ASIP mas Agha aman. Kemudian formulir yang tadi diisi salinannya diberikan untuk disimpan. Pesan masnya kira-kira begini: “Resi ini disimpan ya bu, atas pengaduan ibu malam ini sudah kami catatkan tindak lanjutnya berupa penggantian meteran. Ibu tidak perlu menelepon 123 lagi, cukup menunggu konfirmasi dari PLN Bintaro untuk penggantian meteran baru maksimal 14 hari kerja. Nanti setelah meteran diganti, ibu datang ke kantor PLN untuk memperhitungkan pembayaran pemakaian listrik selama di-loss dengan pasca bayar.”

Dan benar saja, tiga hari kerja setelah drama meteran listrik error kemarin ada petugas dari PLN Bintaro yang datang ke rumah mengganti meteran yang sudah error dengan meteran baru. Setelah dibuka, menurut bapak PLN yang datang kemarin ada bagian di dalam meteran lama kami yang berkarat. Ada kemungkinan hal tersebut yang menyebabkan meteran menjadi error. Setelah meteran baru dipasang yang otomatis nomor meterannya juga baru, kami diminta langsung mengisi pulsa listriknya. Alhamdulillah setelah dipasang dan dicoba tidak ada masalah. Langkah berikutnya tinggal ke kantor PLN untuk melakukan pembayaran ketika meteran kemarin sempat di-loss dengan metode pasca bayar. Insya Allah Sabtu hari ini mau ke kantor PLN Bintaro.

Demikian sekelumit pengalaman emak bersama meteran listrik yang error mendadak. Kesimpulannya jangan panik saat meteran mendadak error, cukup serahkan kepada ahlinya. Tinggal telepon ke contact center PLN 123. Alhamdulillah pelayanan PLN sekarang juga kece banget, responnya cepat dan tidak mengecewakan. Sangat memudahkan pelanggannya. Oiya, semua biaya penanganan yang saya ceritakan termasuk penggantian meteran baru juga gratis. Semoga semakin keren ya PLN.

Foto: logo PLN dari google.

Operasi Gigi Geraham Bungsu

Berawal dari sekitar 3 minggu yang lalu ketika saya merasakan sakit gigi hebat di gusi bawah sebelah kanan. Sebenarnya beberapa hari sebelumnya terasa senat senut, kebetulan pas flu dan demam juga jadi sempat minum parasetamol sebagai pertolongan pertama. Tapi beberapa hari senat senutnya makin berasa. Puncaknya semalaman saya merasakan nyeri hebat di bawah geraham kanan bawah yang rasanya sungguh aduhai: dari leher sampai telinga dan kepala.

Siangnya saya ke salah satu klinik gigi dan oleh dokternya diresepkan antibiotik 500 mg plus parasetamol sebagai pereda nyeri. Sekalian tambal gigi geraham kiri yang mulai bolong. Lucunya pada saat di situ sakit di gusi kanan bawah hampir tidak berasa, jadi beliau hanya mengira nyeri gusi biasa saja. Bisa jadi dari salah satu geraham yang memang sudah tinggal akar dan direkomendasikan dicabut setelah tidak sakit gusinya. Oke baiklah. Dengan hati riang saya pulang.

Malamnya ternyata nightmare-nya kembali. Nyeri hebat datang lagi dan kali ini seperti kontraksi mau melahirkan: pakai jeda sekitar 3 menit sekali. Rasanya ingin menjedotkan kepala ke tembok tiap nyeri datang. Itu juga masih harus sambil momong dan menyusui si bayi sebulan, jadi menguatkan diri menahan nyeri yang semakin menghebat.

Hari berikutnya, saya pindah dokter gigi. Ke klinik dr Ivonny Hawari di dekat rumah. Ketemu beliau, dicek sana sini, disuruh rontgen gigi sekitar gusi yang sakit dan dokternya langsung ngomong: “Saya sih curiganya nyerinya dari geraham bungsu yang ujung ini bu. Udahan posisinya miring, dia mendesak geraham depannya, mulai goyang ini bu depannya.” Langsung ingatan saya melayang ke 2 tahun lalu saat scaling gigi dengan salah drg di RS Premier Bintaro. Saat itu beliau menyarankan saya ketemu spesialis bedah mulut untuk minta pertimbangan soal gigi geraham bungsu yang posisinya terlihat miring. Namun berhubung harus appointment agak lama dan saat itu sedang riweuh-riweuhnya di rumah karena tidak ada asisten jadi terlupa begitu saja. Oleh dr Ivon kemudian saya diberi obat pereda nyeri, antibiotik dan obat untuk bengkak gusi yang aman untuk busui dan alhamdulillah keluhan berangsur menghilang.

Teruskan bacanya…

Mengurus Akta Kelahiran Anak di Tangerang Selatan

Pada 2 kelahiran anak sebelumnya kami tidak melewati fase penting ini karena semuanya sudah termasuk fasilitas paket persalinan yang diberikan oleh pihak bidan maupun RSIA. Anak pertama yang lahir di Jogjakarta, akta lahirnya diurus oleh bidan tempat kami melahirkan, demikian pula saat Rahma walau lahir di Tangerang Selatan namun akta kelahirannya juga diurus oleh RSIA. Tahu beres aja judulnya. Namun pada kelahiran anak nomor 3 kali ini kami berkesempatan untuk menambah pengalaman mengurus akta lahirnya sendiri. Dan berikut ini sedikit berbagi pengalaman mengurus akta lahir di Tangerang Selatan.

  1. Yang pertama, tentu persyaratannya adalah Surat Keterangan Lahir anak sudah dibuat oleh klinik/bidan/RS tempat melahirkan. Pastikan isinya benar, baik identitas orangtua maupun bayi. Jangan lupa pastikan namanya sudah fixed sebelum membuat akta, hehe.
  2. Kedua, siapkan persyaratan berikut ini: Surat Keterangan Lahir dan fotokopinya, fotokopi KTP Ayah dan Ibu si anak, fotokopi Kartu Keluarga dan fotokopi buku nikah orangtua (full 1 buku). Selain itu siapkan saksi dan fotokopi identitasnya/KTP sebanyak 2 orang (boleh siapa saja asal tidak ada di KK, kemarin kami minta tolong tetangga depan rumah).
  3. Ketiga, minta pengantar untuk mengurus akte lahir dari pak RT dan pak RW. Kenal kan sama pak RT dan pak RW? Hehe. Datang saja ke sana dan sampaikan bahwa kita butuh pengantar untuk mengurus akta lahir anak.
  4. Keempat, ke kelurahan. Ngapain? Minta surat pengantar yang nantinya akan dibawa ke disdukcapil untuk membuat akta lahir anak. Nah fotokopi KTP saksi yang kami tuliskan tadi diminta pada saat kami mengajukan surat pengantar ke kelurahan. Karena saat itu belum bawa jadi bolak balik harus mengambil dulu. Di kelurahan biasanya tidak langsung jadi, kemarin kami butuh 2 hari. Masuk berkas hari ini, diambil hari kerja berikutnya.
  5. Kelima, setelah mendapat pengantar dari kelurahan saatnya ke disdukcapil. Disdukcapil Tangsel ada di daerah Cilenggang BSD, sebelahan sama DPPKAD Tangsel. Kalau bingung, buka saja google maps wkwk. Pada saat ke disdukcapil ini selain membawa berkas-berkas tadi, siapkan juga 2 buah meterai dan stok sabar. Haha. Ada formulir yang harus diisi di sana dan beberapa lembar. FYI, di sini isian formulir butuh tanda tangan saksi, jadi saksinya juga harus diajak. Atau, pasca mendapatkan formulir, diisi lalu kita bawa pulang dulu dimintakan tanda tangan ke para saksi kemudian balik lagi ke disdukcapil. Antriannya lumayan mengular, itulah mengapa siapkan stok sabar sebanyak-banyaknya. Saat itu hari Jumat, kami datang jam 9 pagi dan dapat nomor antrian 47. Petugasnya hanya 1 dan kepotong waktu istirahat dan sholat Jumat, baru selesai dilayani sekitar jam 2 siang. Akta tidak langsung jadi, hari itu kami mendapatkan bukti tanda terima pengajuan dan kata petugas hasilnya bisa diambil sekitar 10 hari kerja berikutnya. Kami mengambil akta lahir Agha selang 14 hari kerja pasca berkas diterima dan alhamdulillah sudah jadi. 

Nah, mudah kan ternyata. Nggak seribet yang dibayangkan. Yang penting kita mau meluangkan waktu karena nggak bisa selesai dalam satu hari. Oiya, untuk mengurus akta kelahiran ini semuanya gratis alias tidak dipungut biaya. Alhamdulillah. Setelah aktanya jadi langkah berikutnya adalah update Kartu Keluarga.

Oiya, kami mengapresiasi pelayanan disdukcapil Tangsel yang saat ini sudah semakin baik. Beberapa bulan lalu saya sempat ke sana untuk legalisasi fotokopi e-KTP, saat itu pelayanannya juga sudah mulai baik sih hanya saja tempatnya masih sempit. Sekarang sudah pindah (masih satu area kantor) namun tempatnya jauh lebih luas dan lebih bagus. Ini beberapa foto-fotonya:

Kantor Disdukcapil Tangsel (maaf ada penampakan :P)

Monitoring Pelayanan dan Nomor Antrian

Loket dan Tempat Menunggu Antrian

Service Center LG di Tangerang Selatan

Awal Maret lalu saya kehilangan stylus hp LG yang saya miliki. Entah bagaimana, pasca mudik ke Yogyakarta mendadak si stylus hilang begitu saja dari posisi biasanya. Dan dudulnya, saya baru ngeh setelah sekian hari sejak kembalinya kami ke Tangerang. Padahal si stylus itu terakhir dipakai adalah saat mudik. Jadilah di bagian stylus meninggalkan lubang menganga kosong melompong. Haha. Selain jadi tidak lengkap, rasanya terlihat tidak indah dipandang mata :P.

Sebelum memutuskan menghubungi service center LG, terlebih dahulu saya mencoba gugling sana-sini dulu. Ada nggak sih yang jual beginian online? *emakmales*. Sebab pengalaman menggunakan handphone sebelumnya, service centernya selain jauh, juga agak lama meresponnya. Tapi apa daya, saya hanya nemu ada yang jual di tokped itupun stocknya habis. Selain itu yang jual hanya OS level internasional a.k.a semacam ebay dkk, di mana pengirimannya pasti makan waktu dan paymentnya pakai paypal. Akhirnya keyakinan menghubungi service center LG semakin mantap setelah komen saya di postingan instagram LG dibalas oleh salah seorang pengguna lain menyatakan kalau di service center LG menyediakan replacement stylus.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah membuka web LG Indonesia lalu menghubungi contact centernya. Dari situ, saya mendapat penjelasan kalau untuk replacement stylus bisa saya dapatkan langsung di service center LG terdekat, di mana berdasarkan lokasi kantor yang ada di Jaksel dan rumah di Tangsel yang memungkinkan adalah ke service center yang ada di Panglima Polim (Jaksel) atau Graha Raya (Tangsel). Yang terakhir ini relatif lebih dekat dari rumah :D. Setelah mencoba menghubungi keduanya, yang dapat tersambung adalah yang ada di Tangsel. Langsung saja menanyakan yang saya butuhkan, lalu oleh masnya dijawab kalau barangnya tidak ready stock alias harus pesan sekitar 4-5 hari kerja. Singkatnya, saya deal untuk memesan dan diminta menghubungi kembali sebelum saya mengambil barangnya.

Lima hari berikutnya yang saat itu jatuh pada Sabtu, saya menelepon kembali. Kali ini dijawab kalau stylus sudah bisa diambil. Cuma karena Sabtu, service center LG hanya buka setengah hari sampai dengan jam 12 siang. Dan ternyata sampai sana ramai sekali. Sebab  tak cuma HP yang bisa diservice di situ, semua produk LG ternyata 1 tempat service center. Ada yang lagi mbenerin TV, remote, AC dan sebagainya dan sebagainya. Saya datang lalu menyampaikan keperluannya apa, dan diminta menunggu sejenak. Tak berapa lama turun seorang petugas membawakan barang yang saya pesan lengkap dengan invoicenya, tinggal bayar, selesai. Singkat, padat dan cepat. Alhamdulillah HPnya menjadi utuh kembali.

Nah, itulah sekelumit pengalaman berhubungan dengan service center LG. Barangkali yang di Tangsel membutuhkan, service center LG ada di sini:
Ruko Celesta Bintaro Jaya Blok K.18,
Pondok Jagung Timur, Kota Tangerang Selatan.
No teleponnya: 021-29446190

 

Ocean Dream Samudra Ancol

Seperti biasa, review yang terlambat. Ke sananya kapan, posting reviewnya kapan. Mohon dimaklumi, sebab postingan ini sebenarnya nangkring di draft sudah sejak lama. Hanya penyelesaiannya aja yang tertunda-tunda sehingga baru bisa diposting hari ini.

Pekan terakhir Desember kemarin kami mengajak anak-anak ke Ancol. Tanggal 25 Desember 2015, bertepatan dengan hari mudiknya mbak yang ngasuh anak-anak. Selepas mengantarkan mbak ke Stasiun Senen, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Ancol saja. Setelah menurunkan mbak di stasiun Senen sekitar jam 7 pagi, kami langsung bablas menuju Ancol. Tiba di Ancol sekitar 7.30. Masih pagi sekali.

Tujuan awal kami pagi itu sebenarnya ke Sea World. Begitu sampai di Sea World dan  melihat antrian pembelian tiket yang sangat membludak (padahal loketnya aja belum buka) maka kami memutuskan untuk mengunjungi seberangnya saja, Gelanggang Samudra yang sekarang dikenal dengan Ocean Dream Samudra Ancol. Sambil menunggu loketnya buka jam 9, kami duduk-duduk saja terlebih dahulu.

 

image

Menunggu Buka

 

Teruskan bacanya…

Membuat Kremes yang Kriuk, Renyah dan Bersarang

Siapa sih yang ngga suka kremes? Pelengkap lauk nan kriuk kriuk ini kayaknya jadi favorit baik anak-anak maupun orang tua. Tak terkecuali di keluarga kami. Semua doyan :D. Menu dengan pelengkap kremes pun bervariasi, mulai dari ayam kremes, tahu kremes, tempe kremes, lele kremes dan seterusnya.

image

Nah, weekend kemarin untuk pertama kalinya saya mencoba mengeksekusi resep kremes yang saat ini sedang heitz banget di sebuah grup masak yang saya ikuti (sebut saja kelompok masak Shalahudin). Penasaran dengan kesuksesan teman-teman yang mencobanya, akhirnya dengan bahan seadanya saya mencoba membuat kremes ini. Resep yang dipakai merupakan resep asli kremes oleh bundanisa, berikut ini resepnya:

Bahan-bahan:
– tepung tapioka 6 sdm munjung (penuh)
– tepung beras 2 sdm munjung (penuh)
– kuning telur 1 butir
– air es 1 liter
– santan instan kecil 1 pack ( saya kemarin memakai yang sachet 65ml)

Bumbu:
– lada putih bubuk
– bawang putih pupuk
– ketumbar bubuk
– kunyit bubuk (kemarin karena ngga ada saya ngga pakai ini)
– garam
Kalau ditanya takaran bumbunya seberapa, maka saya akan bilang sesukanya aja hehe. Sesuai selera. Pakai jurus icip-icip dan feeling aja.

Cara membuat:
– Campurkan bahan dan bumbu menjadi satu. Adonan yang dihasilkan bisa dibilang encer. Agak-agak mirip adonan rempeyek.
-Siapkan wajan anti lengket, panaskan minyak goreng, yang banyak #eh.
– Setelah minyak panas, tuangkan adonan per satu sendok sayur dalam posisi tegak lurus agak jauh dari wajan. Kemarin awal-awal saya rada gagal sih, wkwk. Sebab pas nuang rada bergetar jadi agak geser posisi sendoknya. Tapi setelah gorengan ke 3 dan seterusnya alhamdulillah lancar.
– Goreng sampai kecoklatan merata. Kalau di resepnya disarankan saat udah mau matang dilipat sehingga memudahkan saat diambil. Tapi kalau saya kemarin enggak, soalnya pede banget tujuannya buat nyetock kremes dan akan dimasukkan toples jadi pada akhirnya akan diremuk juga. Haha.

Hasilnya ternyata beneran kriuk, bersarang dan renyah banget. Nah, setelah nyoba kemarin menurut saya tantangan bikin kremes ini adalah pada tahap menggorengnya hehe. Kudu sabar karena satu demi satu sendok sayur. Jangan lupa hati-hati pada saat menuang adonan ke minyak panas. Kalau ngga tenang, bisa nyiprat ke mana-mana.

image

Oiya resep di atas adalah resep tanpa ayam ya. Kalau pas bareng masak ayam dan ada sisa bumbu ungkep ayam, bisa dicampurkan di adonan supaya rasa kremesnya lebih sedap dan gurih.

Trus apa kata anak-anak? Cuma satu kata: enaaak.  Dan itu sudah cukup membuat emaknya ini senyum-senyum.

DSA di Sekitar Bintaro

Ahay, ya namanya blog emak, yang diomongin pasti nggak jauh-jauh juga dari urusan anak-anak. Kali ini pengen menuliskan pengalaman ‘berkunjung’ di beberapa dokter spesialis anak (dsa) di sekitar Bintaro.

  1. Dokter Rachmat Sentika. Adalah DSA pertama yang kami kunjungi sejak pindahan ke Jurangmangu akhir 2010 yang lalu. Suatu kali Khonsa mengeluh selalu ingin muntah, semacam ingin howek-howek namun tidak keluar apapun juga. Saat itu kami mencari info DSA yang available saat wiken di sekitar Bintaro. Alkisah ketemulah dengan dr Rachmat Sentika ini di klinik Permata Bintaro. Untuk keluhan Khonsa, beliau saat itu hanya menyarankan minum madu yang dilarutkan dalam air hangat.
    Beberapa pekan lalu ketemu lagi dengan beliau, hanya saja kali ini Rahma yang kebetulan sedang kurang sehat terkena flu singapore. Bedanya, kami sowan langsung ke rumah beliau di Mandar setelah sebelumnya konfirmasi lewat whatsapp :D.  Buat kami alhamdulillah dr Rachmat cukup komunikatif, biasanya meresepkan obat seperlunya saja. Yang terpenting, bisa janjian dulu lewat whatsapp jadi lebih mudah. Oiya, FYI beliau praktek di RS Premier Bintaro juga.
  2. Dokter Aditya Suryansyah. Dokter Adit adalah dsa yang menangani Rahma saat lahir di RSIA Buah Hati, Ciputat. Beliau yang observasi Rahma newborn s/d 3 hari ketika kami sudah diperbolehkan pulang dari RS. Selain itu biasanya kalau vaksinasi di Buah Hati juga dengan beliau. Rupanya beliau ini salah satu dsa favorit di sana, hihi. Antriannya selalu panjaaaaang dan biasanya dibatasi kalau sudah sekian puluh pasien.
    Dr adit cukup ramah, aware banget soal perkembangan motorik bayi. Setiap kali kunjungan rutin saat vaksin, biasanya beliau akan mengecek perkembangan Rahma sampai mana.  Sesuai atau tidak dengan yang seharusnya. Beliau juga biasanya memberi selembar kertas yang berisi semacam resume perkembangan motorik bayi berdasar usianya. Suatu kali Rahma pernah diare dan periksa dengan dr Adit, beliau tak buru-buru memberi obat ini itu. Harus cek feses dulu supaya tahu sebabnya apa, baru diberi rekomendasi treatment apa yang tepat. Teruskan bacanya…