Training Pants, Butuh Nggak Ya?

Dulu banget, waktu masih mom to be. Saya sempat mikir lama waktu para emaks di forum membicarakan training pants untuk anak-anak mereka. Yang kebayang pertama adalah celana training (LOL, ndeso ya :P). Mengikuti perbincangan para emaks akhirnya saya mengerti bahwa training pants itu semacam celana latihan, celana khusus yang dipakai anak-anak pada masa toilet training, peralihan dari pemakaian diapers menuju celana dalam biasa.

Saat Khonsa mulai menunjukkan tanda-tanda sudah bisa memulai toilet training, saya membelikannya training pants. Saya pun sengaja membeli yang motifnya lucu-lucu supaya dia suka dan senang memakainya.Pada saat itu, pilihan jatuh kepada merk Anpanman, karena kebetulan motifnya imut-imut, plus cuttingnya kecil, sesuai dengan badan Khonsa yang cenderung ramping berisi *halah*.


Teruskan bacanya…

Quotation About Life

Life is too short.
Grudges are a waste of perfect happiness.
Laugh when you can.
Apologize when you should & let go of what you can’t change.
Take chances.
Give everything & have no regrets.

Life is too short to be unhappy.
You have to take the good with the bad.
Smile when you’re sad.
Love what you got & always remember what you had.
Always forgive but never forget.
Learn from your mistakes but never regret.
People change & things go wrong.
But always remember, life goes on.

[Author Unknown]

Teringat quotation ini, pertama kali seorang teman menuliskannya di sebuah kartu yang belakangan kami pertukarkan sebagai kado sayang antar teman se-lingkaran. Sebuah penyemangat 😉

Pre-Launching

Alhamdulillah.

Sedang sangat antusias mengerjakan proyek ini.
Sebenarnya, masih lanjutan dari belajar dagang sih.
Setelah hampir 2 tahun menumpang di rumah yang sangat saya cintai, dan hampir setahun ikut promo di rumah lainnya, akhirnya pre-launching rumah baru milik sendiri. 😀

Makanya cukup antusias dan bersemangat.
Menghias rumah baru sesuai keinginan. Ternyata rempong ya hihihi. Entry satu demi satu. Tapi mudah-mudahan segera selesai supaya semua berjalan dengan lebih lancar dan lebih mudah.

Semoga berkah. Amiin

Mau tahu? Silakan ke SINI. *nyengir*

Komunikasi Melalui Tulisan

Beberapa pekan lalu, saya sempat berselisih paham dengan seorang kontak di twitter. Sedih rasanya. Apa yang sebenarnya saya maksudkan dalam status tersebut, rupanya disalah artikan oleh yang bersangkutan.  Padahal maksud saya bukan seperti yang di tangkap olehnya.  Memang resiko bahasa tulisan salah satunya adalah adanya kesalahpahaman. Apa yang dimaksudkan oleh si penulis terkadang tak dipahami maksudnya secara sama oleh pembacanya.

Berkomunikasi di dunia maya lewat tulisan memang memiliki beberapa keuntungan. Yang pertama jelas cepat dan hemat waktu. Saya misalnya, kangen dengan teman-teman SMA tinggal kirim email. Atau mention mereka di socmed biasanya langsung ditanggapi :D. Ini jelas lebih efisien hehe. Berikutnya ada banyak cara yang bisa dipilih, dari mulai email, grup seperti milis, lalu chating, dan juga di beberapa social media. Suka – suka kita pilih yang mana, ya kan? Oiya, termasuk blogging juga sebenarnya. Blogging yang bertujuan untuk cerita ala mak-mak seperti saya misalnya 😛
Teruskan bacanya…

Prioritas Keuangan Keluarga

Sebagai ‘bendahara’ keluarga, para emak pastinya harus pandai-pandai mengatur keuangan keluarga sedemikian rupa agar tercukupi kebutuhan sebulan ke depan, syukur-syukur tentunya surplus :D. Sejak jadi istri orang, saya jadi lebih banyak belajar untuk mengelola uang yang bukan hanya milik sendiri, alias milik keluarga. Nah, berikut ini adalah beberapa tips tentang proritas mengenai pengeluaran keuangan keluarga yang sebenarnya saya dapatkan bulan Desember akhir tahun lalu saat berkesempatan bertatap muka dengan Pak Ahmad Gozali 😀 :

  1. Kewajiban zakat
    Sebagai muslim kita pasti tahu, bahwa dalam harta yang kita miliki terdapat hak milik kaum dhuafa. Zakat adalah cara untuk mensucikan harta kita. Saya sangat senang saat bagian keuangan kantor menawarkan program zakat yang langsung diautodebet saat gajian. Terus terang, dengan cara demikian saya merasa lebih dimudahkan. Pas gajian sudah bersih. Ayah Khonsa memilih berzakat dengan setor via ATM ke suatu lembaga zakat. Intinya, ada banyak cara untuk menunaikan kewajiban zakat ini.
  2. Teruskan bacanya…

Mengawali 2011

Postingan pertama di tahun 2011.

Yup, alhamdulillah. Banyak-banyak bersyukur di bulan-bulan terakhir ini. Beberapa kali sangat ingin berbagi cerita di sini, tapi sayangnya si pemilik blog sedang sok sibuk. Minggu-minggu terakhir di tahun 2010, dimulai dengan mengurus kepindahan kami ke Tangerang.

Ya, kami sekarang berada di Tangerang. Cita-cita mengikuti tugas belajar itu kami dapatkan kepastiannya di akhir Oktober. Berikutnya, menyelesaikan amanah kantor sebelum memulai perkuliahan. Seperti biasa, akhir tahun selalu menjadi masa sibuk untuk para bendahara kantor. Tutup buku sebelum jatuh tempo, mengurus segala macam tetek bengek keuangan yang selalu saja menyisakan cerita tentang lembur akhir tahun.

Dan sekarang, di sinilah saya memulai 2011. Status baru sebagai mahasiswa eh mamasiswa. Jadi emak, jadi istri, sekaligus mamasiswa ternyata sungguh sebuah kesyukuran. Merasakan indahnya jadi ibu rumah tangga.  Ketika dari bangun tidur hingga kembali menutup mata di malam hari, si krucil selalu menguntit kemana saya pergi (kecuali saat kuliah tentunya). Mengantar kepergian suami bekerja hingga depan pintu, menyambutnya kembali saat pulang kantor. Yayaya, alhamdulillah.

Banyak hal yang selalu dapat kita syukuri dari setiap detik yang terlewat. Mudah-mudahan, awal yang indah di 2011 ini akan berlangsung seterusnya. Amiiin 🙂