Ocean Dream Samudra Ancol

08/02/2016 § 1 Comment

Seperti biasa, review yang terlambat. Ke sananya kapan, posting reviewnya kapan. Mohon dimaklumi, sebab postingan ini sebenarnya nangkring di draft sudah sejak lama. Hanya penyelesaiannya aja yang tertunda-tunda sehingga baru bisa diposting hari ini.

Pekan terakhir Desember kemarin kami mengajak anak-anak ke Ancol. Tanggal 25 Desember 2015, bertepatan dengan hari mudiknya mbak yang ngasuh anak-anak. Selepas mengantarkan mbak ke Stasiun Senen, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Ancol saja. Setelah menurunkan mbak di stasiun Senen sekitar jam 7 pagi, kami langsung bablas menuju Ancol. Tiba di Ancol sekitar 7.30. Masih pagi sekali.

Tujuan awal kami pagi itu sebenarnya ke Sea World. Begitu sampai di Sea World dan  melihat antrian pembelian tiket yang sangat membludak (padahal loketnya aja belum buka) maka kami memutuskan untuk mengunjungi seberangnya saja, Gelanggang Samudra yang sekarang dikenal dengan Ocean Dream Samudra Ancol. Sambil menunggu loketnya buka jam 9, kami duduk-duduk saja terlebih dahulu.

 

image

Menunggu Buka

 

Begitu loket dibuka pukul 9 tepat, kami langsung membeli tiket. Dari petugas kami mendapatkan informask bahwa ada beberapa jenis tiket masuk Ocean Dream Samudra Ancol di hari libur yaitu:
-200rb/orang untuk tiket terusan Ocean Dream setahun.
-165rb/orang untuk bundling tiket dengan sea world pada hari itu juga.
-120rb/orang untuk tiket reguler.
Setelah berunding sejenak kami memilih yang paket dengan seaworld saja, jadi sekalian mengobati kegagalan antri tiket seaworld yang bejubelnya luar biasa, haha. Lagipula lebih murah kalau bundling dibandingkan harus ke seaworld lagi lain hari.

image

Di Ocean Dream Samudra ada berbagai pertunjukan dan wahana yang bisa dinikmati, contohnya bisa dilihat dari penunjuk arah di foto di atas. Nah, berikut ini adalah rangkuman kegiatan/wahana yang sempat kami lakukan/kunjungi di Ocean Dream Samudra pada hari itu:

1. Taman Kupu-Kupu
Mengikuti rute dari gerbang masuk belok ke kanan, ada Taman Kupu-Kupu mini. Isinya ya berbagai macam kupu-kupu dengan tanaman bunga beraneka ragam. Cantik-cantik semua. Rahma yang paling senang karena bisa melihat kupu-kupu secara langsung, banyak pun jumlahnya. Konsepnya seperti taman, ada bangku untuk sekedar duduk atau dijadikan spot foto-foto.

 

image

Taman Kupu-Kupu

 

2. Rumah Pintar
Dari taman kupu-kupu kami meneruskan petualangan ke Rumah Pintar. Bangunan berbentuk rumah kecil yang didesain untuk mengedukasi anak-anak. Ada mainan edukasi, ada buwanyak buku-buku, ada binatang-binatang laut kecil yang diawetkan, bisa nonton film dokumenter tentang binatang laut dll. Penampakannya seperti ini:

image

Rumah Pintar

3. Nonton Sinema 4D
Dari Rumah Pintar kami menuju tempat pertunjukan berikutnya yaitu Sinema 4 Dimensi. Di sini kita bisa nonton film pendek berdurasi 15 menit dengan alat bantu kacamata 4 dimensi. Filmnya sih sebentar ya, yang lama antri nunggu gilirannya plus jalan menuju ruang teaternya apalagi sambil nggembol bocah di gendongan, haha. Satu kali pertunjukan dibatasi sekitar 200 orang saja. Tapi tenang, nunggunya sambil duduk kok. Nah, pengalaman nonton sinema 4 dimensi ini seru, Rahma juga alhamdulillah betah. Soundnya kenceng, efeknya berasa banget, plus kursi penonton juga ikut digunakan sebagai properti efek, jadi semacam ikut naik turun sesuai bagian cerita. Yang buat saya rada serem justru tempatnya. Dengan konsep bangunan seperti piramida, bangunannya tentu berwujud seperti bebatuan, termasuk rute menuju bioskopnya, jalannya pun semakin menyempit dan rada gelap begitu menuju ruang bioskop *emakcupu*.
Kalau dari segi cerita film yang diputar menurut kami bisa diterima. Film kartun, ada binatang-binatang dan ceritanya cukup bisa dimengerti oleh anak berusia 3 tahun (buktinya sampai sekarang Rahma masih suka nyeritain pengalaman tersebut dan ingat cerita filmnya).

image

Sinema 4D

4. Pertunjukan Singa Laut dan Sahabat
Selesai nonton sinema 4 dimensi kami berpindah ke arena singa laut. Di sini ada pertunjukan singa laut yang sudah terlatih dengan disertai beberapa hewan lainnya. Kemarin karena mendapatkan tempat duduk yang posisinya di samping nontonnya jadi kurang oke. Plus karena posisi juga mungkin kami jadi agak kurang menangkap suaranya, baik dari segi suara pelatih maupun narasi dan backsound pertunjukannya.

5. Pertunjukan Lumba-Lumba
Yang ini penuuuuuh banget. Seru sih soalnya. Atraksi lumba-lumbanya menarik. Dari mulai berkenalan menyapa penonton, loncat melewati lingkaran, berhitung, main bola dan lain-lainnya. Sayangnya tempatnya panas maksimal, wuehehe. Herannya Rahma ya lempeng aja tidur di pangkuan saya selama atraksi lumba-lumba berlangsung. Oiya, bagi penonton yang ingin berkenalan lebih dekat dengan lumba-lumba ada sesi dan tempat khusus yang disediakan oleh pengelola.

image

Lumba-Lumba

6. Playground
Selesai atraksi lumba-lumba saya dan anak-anak beranjak ke playground. Berhubung hari itu hari Jumat, si ayah tentu sholat Jumat terlebih dahulu. Sambil menunggu ayah Jumatan itulah kami memutuskan untuk bermain ke playground saja. Ramai sekali. Playgroundnya luas, bawah dilapis karpet seperti produk ev*mat, ada atapnya jadi anak-anak nggak kepanasan, ada bangku-bangku pendek di pinggir untuk para orangtua, ada wastafel tuk cuci tangan, ada rak sepatu dan ada petugas yang menjaga. Anak-anak senang sekali bisa main berbagai macam perosotan, manjat sana sini, lari sana sini dengan asyiknya.

image

Playground

8. Ishoma
Istirahat, sholat dan makan siang. Berhubung perjalanan kemarin tidak direncanakan tentunya kami tak membawa bekal makan siang dari rumah. Saran saya lebih hemat kalau bawa dari rumah sih haha. Tapi ya tidak apa-apa kalau mau makan di sana, pilihan kami kemarin jatuh ke fried chicken😀. Pilihan lain yang sempat kami lirik adalah bakso dan paket bento-bentoan.
Lalu untuk sholat disediakan mushola. Letaknya di belakang arena pertunjukan under water. Tidak luas memang, jadi harus bergantian dengan pengunjung lain. Plus untuk yang muslimah lebih baik membawa mukena sendiri😉.

image

Menikmati Pemandangan

9. Arena Permainan Keluarga
Kami sempat mencoba 2 arena permainan: ubur-ubur dan gurita. Konsep keduanya seperti komidi putar, hanya saja pergerakannya dibuat unik.
Untuk ubur-ubur nanti kita diangkat tinggi-tinggi dan memutar agak kencang. Kami berempat mencobanya, hasilnya hanya si bungsu yang tetap dalam muka lempeng tanpa teriak apapun. Kakak, ayah dan emaknya teriak dan bahkan mata saya sampai berair saking tegangnya. Pas nanya Rahma adek nggak takut ya? Dengan lempeng dia bilang enggak, wahahaha.
Kalau untuk gurita permainan komidi putar untuk anak-anak. Bentuk dudukannya pesawat terbang bertombol yang bisa digerakkan naik turun selama memutar.

Meski beberapa show lain seperti underwater dan pirates belum kami ikuti, namun sekitar jam 14.00 kami keluar dari Ocean Dream Samudra beranjak ke Sea World. Penuuuuh sekali sampai di dalam Sea World berasa sauna dan si bungsu jadi agak cranky.
Yang bikin kaget juga ternyata terowongan kece ala-ala bawah laut yang dulu seru itu ternyata sekarang sudah tidak ada. Kudet deh mak! Berganti dengan ruang yang berisi display ikan-ikan laut yang sudah diawetkan sedemikian rupa, dan tentunya tidak lebih menarik dibanding terowongan.

image

Sea World

Mungkin hanya sekitar sejam saja atau bahkan kurang kami bertahan di dalam Sea World. Kombinasi crowded, gerah, capek dan ngantuk membuat anak-anak kompak minta pulang.

Secara keseluruhan kunjungan hari itu menyenangkan sih. Beberapa hal yang saya catat baik-baik sebagai modal barangkali ke sana nantinya di antaranya adalah: susun strategi lebih baik supaya bisa menikmati semua pertunjukan di Ocean Dream Samudra. Kemarin kami agak random dan mengikuti arus sehingga hanya sempat mengambil show yang memungkinkan waktunya saja. Selain itu, dengan kondisi Sea World seperti kemarin (plus bertepatan dengan long weekend sih ya) rasanya lebih worth to buy kalau ke Ocean Dream saja. Satu tempat tapi bisa tuntas mainnya.

image

Ancol, 25122015

Tagged: , , ,

§ One Response to Ocean Dream Samudra Ancol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ocean Dream Samudra Ancol at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: