Car Seat – Dari Infant Hingga Portable

Pertama kali mengajak Khonsa bermobil jarak jauh adalah saat pulang kampung lebaran 2009 di usianya yang masih 5,5 bulan. Saat itu, sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan dalam membawa bayi, maka kami memilih memakai car seat selama dalam perjalanan. Berhubung saat itu adalah pertama kalinya mencoba memakai car seat, kami memilih untuk menyewa saja selama libur mudik lebaran. Pertimbangannya kami ingin melihat dulu sejauh apa adaptasi Khonsa dengan pemakaian car seat, apakah dia enjoy atau tidak. Alhamdulillah hasilnya ternyata sangat memuaskan. Perjalanan mudik pertama itu berjalan dengan lancar dan car seat jelas sangat membantu menyamankan bayi selama dalam perjalanan. Delapan jam menuju Cilacap dilalui Khonsa dengan bobok nyaman di car seatnya.

Selepas lebaran, kami memutuskan membelikannya car seat sendiri agar tidak perlu menyewa lagi :D.  Waktu itu hunting via online, dan rupanya berjodoh dengan infant carseat eks kado yang dijual oleh seorang bunda di Bandung lantaran beliau sudah punya. Car seat inilah yang menemani Khonsa hingga usia 1 tahun lebih sedikit, sampai ketika kakinya benar-benar sudah terlalu panjang dan tidak muat lagi. Mustinya harus memakai toddler car seat, tapi berhubung mobil yang kami miliki adalah mobil kecil dan toddler car seat sangat memakan tempat, ya sudah, berikutnya kami cukup memangku Khonsa ketika naik mobil.

Beberapa bulan lalu, ayah Khonsa mengenalkannya pada seat belt. Jadi di mobil yang kami miliki, di kursi belakang ada seat belt khusus untuk balita. Walaupun awalnya agak susah, namun lama-lama Khonsa mau juga memakai seat belt anak tersebut. Hanya saja, terkadang ia tidak betah dan meronta minta dilepas :D. Namanya anak-anak, maunya bergerak bebas bermain walaupun sedang di dalam mobil.

Nah, gambar di atas adalah kisah Khonsa dan car seat terbarunya. Rupanya ada portable car seat (saya cukup telat mengetahuinya) yang ternyata lebih praktis dan cukup membantu dipakai untuk balita. Baru beberapa hari ini saya mencoba memakaikannya untuk Khonsa, dan ternyata dia nyaman dan senang. Saya juga cukup senang karena portable car seat ini jelas tidak makan tempat, dan praktis plus mudah dibawa kemana-mana. Mudah-mudahan untuk seterusnya Khonsa betah deh ;).

Advertisements
About rinahttps://rinaprilia.wordpress.comhappily married, all time mom, extrovert, badminton, drama, books, indonesia

8 thoughts on “Car Seat – Dari Infant Hingga Portable

  1. mba, kalo perjalanan ke jawa aman aja kah anak tidur dengan posisi duduk di car seat-nya?
    kami senang travelling dengan bis, kalo memang aman, saya jadi pengen nyobain 🙂

  2. Kapan2 kalo punya mobil.. (kapan ya?ahahaa..) kasih tau beli dimana ya mbak..hehehe..

    oh ya,,khonsababyshop jualan gendongan bayi/anak2 yang kek kangguru githu ga mbak? yang ditaruh depan githu bayinya? *ayahnya pengen punya itu je..^^,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s