Toilet Training Part 2 – End :)

28/03/2011 § 4 Comments

Ingin bercerita sedikit tentang kelanjutan toilet training-nya si gendhuk.  Awal bulan kemarin dia genap 23 bulan. Sebulan menjelang kelulusannya menjadi S3 Asi, hehe. Ada satu perkembangan mencolok di bulan ini, yakni lulus toilet training alias lepas diapers jika bepergian.

Sebenarnya sehari-hari di rumah kami tidak memakaikan diapers juga. Konsekuensinya musti rajin ngepel dan bersih-bersih kalau dia ngompol😀.  Sejak sebelum usia setahun, sudah mencoba rutin ditatur supaya dia mau pipis. Bahkan sebenarnya sejak kira-kira Mei 2010 dia sudah bisa rutin pipis di pagi hari sebangun tidur, plus malam-malam jika kami menggotongnya ke kamar mandi (saat itu belum bisa jongkok). Yang masih susah pas siang seharian, suka enggan pipis walaupun sudah digotong ke kamar mandi sampai ema atau mbaknya kesemutan. Giliran keluar kamar mandi, yaa, malah pipis.

Kondisi itu berlangsung sampai kira-kira 2-3 pekan lalu. Awalnya, saya kasak kusuk sama si Ayah, bulan depan insya Allah Khonsa 2 tahun, masa’ sih belum bisa pipis di kamar mandi? Hehe. Berhubung pas kasak kusuk itu menjelang libur kuliah, maka dibuatlah target, libur kali ini saya harus sukses mengajak Khonsa pipis dan pup di kamar mandi. Jadi saya mulai merancang beberapa strategi yang kira-kira mempan untuk membuatnya rajin pipis dan pup di kamar mandi.

Well, singkat cerita, saya teringat salah satu bahasan di salah satu buku parenting tentang mekanisme reward and punishment dalam mendidik si kecil. Terpikirlah untuk menyimpan beberapa boardbook kecil, buku-buku mungil yang disukainya sebagai penyemangat.  Kami sampaikan ke si gendhuk, kalau adik bisa pipis dan pup di kamar mandi, nanti ibu berikan buku baru. Matanya berbinar-binar mendengar kata buku😀. Dan benar saja,  it works, huehue. Hanya butuh 3 hari untuk merutinkannya pipis dan pup di tempat yang seharusnya.

Jadi mulai pekan kemarin, resmi sudah toilet trainingnya dinyatakan berhasil😀. Beberapa kali saya mencoba mengajaknya keluar rumah tanpa diapers, hasilnya oke.  Mudah2an sih untuk jarak jauh juga sudah berani. Kemarin pagi, saya mengajaknya ke Depok, dan  berhasil tidak ngompol😀.

Tagged: , ,

§ 4 Responses to Toilet Training Part 2 – End :)

  • Ummu Syifa says:

    Selamat ya gendhuk Khonsa🙂
    Buat emaknya, sharing aja nih. Walo udah sukses TT, kadang2 accident suddenly happen lho (halah). Maksudnya suka tiba2 ngocor kalo udah kebeleeet banget. Jadi be ready for that situation aja😀
    Syifa bener2 bisa nahan pipis usia 2 tahun 7 bulan. kalo pup udah jauh lebih dulu dari itu. Tapi… sampai 3 tahun kemarin masih sesekali aja ngompol kalo malem (biasanya krn paginya kecapekan maen). Saat ditanya, katanya ngimpi pipis (lol)

    • Rina says:

      wkwkwwkwk.
      iya pernah baru sampe pintu kamar mandi pas lari2, ngucur
      trus dia bilang, yaaaaah pipis LOL

      ah sepertinya saya juga mengalaminya dulu
      seakan mimpi bermain lalu pipis ternyata ngompol😀

  • bundamahes says:

    yang blom bisa diajarkan adalah pup di kamar mandi, soale Mahes jadi mekok-mekok sendiri membaui pupnya😥
    hehehe… semangat Khonsaaaaaaaaaaa!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Toilet Training Part 2 – End :) at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: