Prioritas Keuangan Keluarga

14/02/2011 § 4 Comments

Sebagai ‘bendahara’ keluarga, para emak pastinya harus pandai-pandai mengatur keuangan keluarga sedemikian rupa agar tercukupi kebutuhan sebulan ke depan, syukur-syukur tentunya surplus😀. Sejak jadi istri orang, saya jadi lebih banyak belajar untuk mengelola uang yang bukan hanya milik sendiri, alias milik keluarga. Nah, berikut ini adalah beberapa tips tentang proritas mengenai pengeluaran keuangan keluarga yang sebenarnya saya dapatkan bulan Desember akhir tahun lalu saat berkesempatan bertatap muka dengan Pak Ahmad Gozali😀 :

  1. Kewajiban zakat
    Sebagai muslim kita pasti tahu, bahwa dalam harta yang kita miliki terdapat hak milik kaum dhuafa. Zakat adalah cara untuk mensucikan harta kita. Saya sangat senang saat bagian keuangan kantor menawarkan program zakat yang langsung diautodebet saat gajian. Terus terang, dengan cara demikian saya merasa lebih dimudahkan. Pas gajian sudah bersih. Ayah Khonsa memilih berzakat dengan setor via ATM ke suatu lembaga zakat. Intinya, ada banyak cara untuk menunaikan kewajiban zakat ini.
  2. Cicilan Hutang (Jika Ada)
    Dalam Islam, membayar hutang merupakan salah 1 hal yang harus disegerakan melakukannya. Jika Anda memiliki hutang,  maka usahakan untuk sesegera mungkin melunasinya saat sudah mampu.
  3. Kebutuhan masa depan
    Prioritas berikutnya adalah mempersiapkan kebutuhan masa depan. Yang ini juga banyak sekali cara yang bisa dilakukan. Bisa dengan bang bing bung menabung, bisa dengan investasi, bisa dengan beli emas dan sebagainya dan sebagainya.  Berapa yang harus disisihkan? Tiap-tiap orang memiliki jawaban berbeda. Ada yang 20%, ad ayang 25%, tapi tak jarang ada juga yang hanya menabung 5% dari penghasilan. Its okay. Yang jelas kata Pak Ahmad Gozali, penting untuk memiliki dana cadangan yang mungkin akan dibutuhkan sewaktu-waktu. Dana cadangan ini setidaknya sejumlah 3-6 kali lipat pengeluaran kita dalam sebulan.
  4. Biaya Hidup sehari-hari.
    Prioritas terakhir dalam mengelola pengeluaran keluarga adalah biaya sehari-hari. Ini mencakup biaya makan, gaji khadimat, listrik, air, telepon,  uang sekolah anak dan lain-lainnya.  Walaupun terlihat simpel, tapi sebenarnya di bagian ini para emak harus pandai, hemat, cermat dan bersahaja (halah).  Memilah-milah mana yang wajib dan mana yang tidak. Ini termasuk untuk tidak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tak perlu :p

Selain keempat prioritas di atas, kami diingatkan juga untuk memiliki harta yang produktif. Jangan pernah menyimpan harta yang tidak memberikan manfaat. Harta yang tidak produktif hanya akan membebani.  Sebaliknya, harta yang produktif akan memberikan kemaslahatan untuk keluarga.

Nah, semoga bermanfaat ya teman-teman semua. Saya juga masih belajar nih. Paling tidak, kita harus mulai dengan membedakan : kebutuhan atau keinginan? (emakemakmodeON)

Tagged:

§ 4 Responses to Prioritas Keuangan Keluarga

  • Mbah Jiwo says:

    Penting nih, salam kenal.

  • Hai Mbak Rina,
    Aku lagi menyimak (red:belajar) prioritas keuangan Mbak Rina. Kalo Mbak Rina diautodebet dari gaji kantor, perhitungan zakat penghasilannya belum dipotong hutang ya ? Sama mau nanya yang dimaksud harta yang tidak produktif itu contohnya apa ya. Maaf lho aku nanya-nanya. Makasih.

  • Rina says:

    halo mba indah
    iya keseluruhan dari THP setelah dikurangi pajak tentunya😀, langsung dipotong zakat.

    soal prioritas zakat dulu atau utang dulu, kalau dalam Islam sepemahaman saya (CMIIW), harta yg dizakatkan adl jika dh melebihi kebutuhan dasar. artinya kalau harta yg ada sudah melebihi nisab zakat tetapi ada hak orang lain dalam bentuk hutangnya memang sudah harus dibayar, ya harus disegerakan bayar hutang dahulu. CMIIW mba indah, mungkin bs dikonsultasikan dg yg lebih paham🙂.

    harta tidak produktif, contohnya udah beli mobil, tapi beli lagi hanya sekedar supaya “punya”. tidak juga untuk dirental misalnya, hanya jd penghias garass. jadi punya sesuatu tp tidak dimanfaatkan mba.

    mohon maaf jika masih banyak salah, saya juga masih terus belajar ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Prioritas Keuangan Keluarga at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: