Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2010

14/06/2010 § 6 Comments

Yippie….:mrgreen:
Weekend kali ini  kami ke Pekan Raya Jakarta 2010, event tahunan yang diadakan oleh PemProv DKI (CMIIW). Sebenarnya belum ada rencana ke PRJ, namun berhubung keluarganya mba Iffah mengajak kami bareng rame-rame kesana, ya sudahlah. Deal😀.  Sabtu sehabis dzuhur berangkat ke PRJ, naik motor. Niatnya mau nyari jalan pintas dari Rawamangun ke Kemayoran, eh malah nyasar dulu ke Danau sunter, wuehehehe.

Dan inilah sebagian foto dan reportase PRJ 2010 :

Pose dulu donk sebelum masuk PRJ. Khonsa digendong ayah, gantian sama ibu. Favoritnya tetap memakai gendongan minizone.

Mau Beli TiketMenuju loket penjualan tiket masuk. Hari libur harganya Rp. 20.000,-/orang, kalau hari kerja RP. 15.000,- /orang. Kalau masih batita, gratis dunk.😛

Petualangan kemarin diwarnai dengan sedikit ketidaknyamanan di pintu masuk. Rupanya tiket masuk si ayah (model sistemnya kayak tiket trans jakarta), tidak bisa terdeteksi oleh mesin otomatisnya, jadi pintunya ogah terbuka. Ternyata oh ternyata, petugasnya salah menginput tahun, harusnya 2010 keliru 2000, jiaaah…mana mau. Setelah diperbaiki sejenak di loket tiket masuk, baru bisa terdeteksi dan lancar.

Masuk ke Pusat Niaga, kayaknya hampir sama susunan stand2 yg ada seperti tahun2 sebelumnya. Promo beberapa bank, provider telepon/hp, otomotif, kerajinan tangan, produk2 rumahan, kosmetika, baju, makanan dll. Kami memilih berpetualang di sayap kiri terlebih dahulu. Masuk ke stand2 milik pemerintah daerah, wih, bagus2. Kerajinan tangan, kain2 khas daerah, makanan khas, dll. Dan yang paling menarik ya tentu saja, Pemprov DIY, huehue. Secara ada Pemda Bantul di sana. Ngobrol dengan mas2 penjaganya, ternyata tetangga sendiri di kampung,😛.  Sempat naksir sarung hp dan sarung bantal dari kain perca, sayang ukuran yang diinginkan tidak ada. Oiya, di stand DIY bisa menyaksikan proses membatik secara langsung.

Ini foto beberapa cinderamata khas Jogjakarta di PRJ. Berasa di  Malioboro pas di sini.

Melewati beberapa stand milik kementerian/bumn, si ayah tertarik dengan program PLN yang baru, listrik dngan meter prabayar. Sempat berhenti di sana, tanya-tanya beberapa hal sambil mengistirahatkan kaki. Keren juga ya programnya, sepertinya nanti kalau sudah punya rumah sendiri pengin mencoba meter prabayar ini.

Ini promo listrik meter prabayar di stand PLN di PRJ.

Anak2 bermain dulu ya. Ini Khonsa dan Mbak Iffah.

Lanjut berikutnya ke sayap kanan(ga hafal mana hall A, mana hall B, hehe). Ada promo internetan murah, hp, lanjut ke keperluan rumah tangga (sempet tanya harga Panci Happy Call), trus liat alat2 RT lain, alat2 olahraga yang biasanya cuma liat di tivi, deretan sepeda Wymcycle (pengin beli), boneka2 lucu (tapi ga nemu yang cocok). Keliling aja mengikuti arus, eh tahu-tahu udah jam4 sore, dan lihat langit yang mendung, cukup sudah. Sebenarnya masih pengin keliling, namun apa daya, ingat belum sholat Ashar dan keburu hujan.  Setelah sempat menukarkan tiket masuk dengan teh kotak sosro dan happy jus, pulanglah rombongan kami.  Keluar arena PRJ, disambut gerimis, mampir dulu sholat di mushola SPBU sambil menunggu gerimis reda.

Yang tidak terlupakan tentunya, mampir membeli kerak teor khas Betawi.

Beli kerak telor untuk oleh-oleh si mbak di rumah.

Sampai rumah sudah hampir magrib. Lumayan pegel juga keliling-keliling. Oiya, sampai rumah langsung mencoba setelan batik 10ribuan yang dibeli buat Khonsa ini penampakannya :

Lumayan buat baju sehari-hari, bahannya adem.🙂

Masih pengin kesana lagi mengajak mbaknya Khonsa, pengin menjelajah lebih banyak lagi, bagian belakang belum terlewati kemarin. Luas banget euy, lain kali kalau ke sana harus berangkat lebih pagi biar bisa keliling seluruhnya. Hoya, kemarin sempat membeli beberapa paket makanan yang dijual dengan sistem paket hemat, boleh juga. Anyway, saya menyarankan untuk Anda yang mau ke PRJ bawa batita, lebih baik bawa stroller, huwehehe. Biar tidak cape menggendong dan anak juga bisa bersantai. Selamat menikmati PRJ temans ^_^

Tagged: , ,

§ 6 Responses to Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2010

  • bundamahes says:

    Saya kapok kesana! >.<

    Sebab menurut saya disana tuh ga ada apa-apanya, mana yang panas lagi, ditambah kondisi hamil yang bener-bener bikin capeeeeeek…

    seandainya ada penyewaan otopet mungkin saya mau, tapi kalo dipikir-pikir kesana sambil mbawa mahes mmmm..sepertinya enggak aja deh!
    lha wong kemaren aja dibawa ke BP jalan kemana-mana dianya😦

  • ummukhonsa says:

    Asik kok mbak
    Bawa stroller aja huehehehe
    Masih mau gak di stroller?

    Aku si tertariknya sama barang2 kerajinan daerah gitu, cantik2 deh
    Trus biasanya emg pd diskon lumayan tuh, hape or alat2 elektronik
    Naksir sepeda😉

  • sidta says:

    1. minizone keren juga y tryt klo yang pake ayah-nya … ( menahan diri untuk tidak ences)
    2. Iffah ama Khonsa kok gak jelas fotonyaaa
    3. Batiknya ada yg bwt baby boy gak disana ?😉

    • ummukhonsa says:

      1. keren dunk, beliiii😛. favenya si ayah nih.
      2. hiya, cm s4 ambil futu yg itu, nanti minta abinya iffah deh yg fotony dr depan
      3. ada dunk buat baby boy🙂

  • dinoyudha says:

    Baru tau ada postingan ini..padahal dah berapa tahun yang lalu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2010 at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: