Toilet Training Part 1

26/05/2010 § 4 Comments

Pagi ini adalah pagi kedua saya mendapati Khonsa bangun tidur langsung turun dari kasur dan bergumam, ‘pipis…pipis…pipis.’ Refleks saya langsung membawanya ke kamar mandi dan memposisikannya untuk pipis. FYI, kamar mandi di rumah kami sekarang menggunakan versi toilet jongkok alias bukan toilet duduk. Jadi karena belum bisa jongkok sendiri, saya masih harus memposisikan Khonsa pipis dengan cara ditatur (bahasa Jawa_red). Alhamdulillah tak lama setelah kami mencapai kamar mandi, Khonsa berhasil pipis dengan lancar (dan bahkan kemarin pagi sekalian pupup).

Horeee…. Saya sedikit bergembira dengan kemajuan toilet training ini. Memang, sejak sekitar pertengahan Maret Khonsa sudah bisa menahan pipis di malam hari alias bebas ompol. Tetapi itu disertai dengan catatan : diajak pipis dulu sebelum tidur, diajak pipis lagi jika terbangun, dan langsung dibawa pipis ketika bangun keesokan harinya. Itu artinya, saya harus rajin menggotongnya ke kamar mandi. Sayang, kesuksesan bebas ompol di malam hari ini belum sepenuhnya berhasil di siang hari,😦. Entah, jika di siang hari kadang-kadang Khonsa belum mau pipis meski sudah diajak ke kamar mandi dan diposisikan untuk pipis dalam waktu yang cukup lama. Walau lantunan kata-kata pisss, cuuur…currr….cuuurrr sudah didengungkan berkali-kali, teteeeeep aja pipisnya tak keluar. Yang ada malah sewot, haha.

Dua hari terakhir, saya cukup takjub mendengarnya mengatakan : Pipis. Dengan sangat jelas bahkan, hingga subuh kemarin si Ayah yang masih tidur langsung melek mendengar Khonsa mengatakannya.  Teringat masa-masa awal mengajarinya pipis di kamar mandi sekitar akhir Februari kemarin. Dalam semalam, 2-3 kali Khonsa terbangun dan menunjukkan gelagat mau pipis, 2-3 kali itu pula saya harus siaga menggotongnya ke kamar mandi. Repot sih awalnya, ngantuk pula,😀. Namun demi toilet traning ini, saya rela terbangun beberapa kali dan bolak-balik kamar tidur-kamar mandi dalam semalam. Untungnya, Khonsa adalah tipe anak yang mudah tertidur kembali meski terbangun beberapa kali. Jadi setelah ribut-ribut sebentar gotong-gotong ke kamar mandi, dia akan terlelap kembali setelah menyentuh kasur lagi,😀.

Mudah-mudahan saja, kemajuan 2 hari ini akan diikuti kemajuan dalam toilet training sesi siang hari hehe. Amin Amin Amin….

Tagged: , ,

§ 4 Responses to Toilet Training Part 1

  • bundamahes says:

    “Untungnya, Khonsa adalah tipe anak yang mudah tertidur kembali meski terbangun beberapa kali. Jadi setelah ribut-ribut sebentar gotong-gotong ke kamar mandi, dia akan terlelap kembali setelah menyentuh kasur lagi”
    Hal yang tidak berlaku untuk Mahes hiks..😦

    Tapi dah jalan 3 minggu ini dia selalu aku biasain pipis sebelum tidur dan pagi-pagi setelah bangun, kalo lagi liburan, siang hari selalu aku ajak ke kamar mandi tiap jam untuk pipis n it works!🙂

  • Memang kuncinya ada di ibu ya, harus ngga boleh males😀
    Syifa baru bisa bener-bener ngga ngompol siang malem setiap hari di usianya 2 tahun 7 bulan😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Toilet Training Part 1 at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: