Hati-Hati Penipuan

14/04/2010 § 4 Comments

Sekedar sharing dengan teman-teman semua. Apapun, mudah-mudahan kita tetap selalu waspada dan siaga, karena seringkali, kejahatan terjadi karena ada kesempatan. Kalau kata bang Napi, waspadalah! waspadalah!

  • Kejadian pertama terjadi 2 hari yang lalu, kebetulan korbannya adalah atasan langsung saya di kantor. Si Bapak ini single parent yang bekerja from 7.30 to 17.00, mempunyai seorang anak laki-laki kelas 5 SD. Otomatis, di hari kerja hanya ada si mbak ART. Dua hari lalu, sekitar jam 6.15 pagi ada seorang laki-laki memakai seragam security datang ke rumahnya. Kebetulan hanya ada si mbak karena si Bapak sudah berangkat ke kantor, pun demikian dengan putranya yang masuk sekolah. Oknum tersebut mengaku datang atas suruhan orang kantor dan si Bapak, dengan keperluan menjemput si anak untuk dibawa bertemu si Bapak yang sedang diproses di kantor polisi karena terkena kasus. Mendengar hal tersebut, otomatis si mbak panik lah ya. Namun alhamdulillahnya, si mbak masih ingat untuk berusaha menelepon si Bapak. Oknum tersebut langsung mencegah, dikatakannya tak perlu menelepon, karena pesan si Bapak begitu. Entah bagaimana, akhirnya setujulah si mbak untuk menjemput si anak di sekolah, bareng dengan oknum tersebut. Sesampainya di gerbang komplek perumahan, satpam perumahan yang sedang berjaga menghentikan si mbak (dan oknum tersebut), menanyakan hendak kemana. Si mbak menjawab apa adanya, eh tahu-tahu oknum yang tadi tiba-tiba kabur. Menuju mobil yang ada di depan gerbang komplek. Terburu-buru sambil teriak, “Ga jadi, batal, ga berhasil”. Lalu mobil tersebut pergi begitu saja,😦 .Duh, apa coba maksud teriakan oknum tersebut? Alhamdulillah, keluarga si Bapak masih aman dan dilindungi.
  • Kejadian kedua terjadi pada hari kemarin. Yang ini korbannya adalah teman sekantor beda bagian. Sekitar jam 12 siang, teman saya ini lari-lari ke ruangan, mau minjem helm. Waktu ditanya, hendak kemana, dengan muka panik dia mengatakan hendak ke RS Pertamina karena suaminya kecelakaan dan dirawat di sana. Barusan ada seseorang yang mengaku polisi menelepon ke rumahnya, memberitahukan kabar tersebut. Otomatis, orang rumah langsung menerukan berita tersebut ke teman saya ini. Nah, sampai di situ, beberapa teman di kantor mencoba menghentikan teman saya ini (yang terlihat sudah seperti ingin berlari ke RS, siapa sih yang ga panik kalau mendapat kabar serupa?). Beberapa teman menanyakan untuk melacak dulu kebenaran beritanya, takutnya teman saya ini hanya ditipu (modus seperti ini kan sudah sering terjadi). Akhirnya, entah bagaimana cara teman saya (bagian ini kebetulan saya tidak ada di tempat, ada tugas keluar kantor), didapatkan bahwa berita tersebut adalah bohong, dan polisi yang menelepon tadi hanyalah polisi gadungan. Waduh, ternyata benar, hampiiiir saja teman saya tertipu.

Ya, 2 hari ini saya disuguhi kejadian yang hampir sama, menimpa orang-orang di dekat saya pula,😦.  Bisa ditebak, apalagi motifnya kalau bukan uang. Kejadian beruntun 2 hari kemarin membuat kami lebih waspada. Mengingatkan si mbak untuk siaga. Mengunci pagar ketika ditinggal, tidak boleh langsung percaya pada orang, tidak mengizinkan siapapun ke rumah kecuali sudah ada konfirmasi dari kami. Seperti do’a yang selalu kami panjatkan, menitipkan si kecil dalam penjagaan Alloh, mudah-mudahan Alloh selalu melindungi kita dari segala marabahaya. Amin.

Gambar dari google.

Tagged: ,

§ 4 Responses to Hati-Hati Penipuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hati-Hati Penipuan at Catatan Kecil Rina.

meta

%d bloggers like this: